Eklesiologi

GEREJA SINODAL (PAUS FRANSISKUS) 

       Sinodalitas memanifestasikan peziarah gereja sinode memperlihatkan dinamika persekutuan sebagai umat Allah, dalam sinode itu tampak ikatan persatuan. 
       Jalan adalah gambaran yang memperjelas pemahaman kita tentang misteri kepada Kristus sebagai jalan yang menuju kepada Bapa. Yesus adalah jalan dari Tuhan ke manusia dan dari manusia ke Tuhan. Peristiwa penuh rahmat di mana dia menjadikan dirinya seorang peziarah dengan mendirikan kemahnya di antara kita ( Yoh, 1:14) 
       Dimensi sinode gereja menyiratkan persekutuan dalam iman yang hidup dari berbagai gereja lokal satu sama lain dan dengan gereja Roma. 
       Penyerahan dan penerimaan lambang iman dan keputusan-keputusan sinode lokal, provinsi dan universal. 
        Sinode (Sun-odos) berarti 'berjalan bersama' dalam hal ini lebih memperlihatkan dinamika persekutuan daripada unsur institusi yaitu ikatan kebersamaan. 




        Dalam komunitas gereja Yunani kata itu dipakai untuk pertemuan umum dan profan,  Yang dilakukan oleh otoritas yang sah. 
         Sinolitas merupakan hakikat dari gereja,  hal itu merupakan kodrat dari gereja, dalam realitas, sinodalitas dipahami secara sempit yaitu sebatas pertemuan yang dilakukan pada tingkat kepausan, keuskupan, dan paroki guna untuk membahas isu-isu penting terkait kehidupan umat manusia. 
         Karena itu gereja sinodal sering merujuk pada dewan ekonomis, sinode para uskup, sinode diosesan, dewan keuskupan dan dewan paroki. 
         Jalan sinode mempromosikan ke katoliknya melalui dua cara yaitu, 
- menunjukkan cara dinamis di mana kepenuhan iman dimiliki oleh semua anggota umat Allah. 
- sinodalitas menggambarkan cara yang harus diikuti untuk memajukan kekatolikan gereja. 



REFLEKSI 

      Gereja sinodal menggambarkan umat Allah sebagai peziarah yang berjalan bersama menuju Kristus, Sang Jalan. Sinodalitas bukan sekadar struktur kelembagaan, tetapi hakikat Gereja yang hidup dari semangat persekutuan, partisipasi, dan misi. Dalam sinodalitas, seluruh umat bukan hanya para pemimpin yang dipanggil untuk mendengarkan satu sama lain dan membuka diri pada bimbingan Roh Kudus. Ini menegaskan bahwa Gereja adalah komunitas yang bersatu dalam keberagaman, saling mendukung dalam iman, dan bersama-sama mencari kehendak Tuhan.


RELEVANSI

      Gereja sinodal sangat relevan bagi zaman sekarang. Ia mendorong keterlibatan aktif umat dalam kehidupan Gereja, membuka ruang dialog terhadap isu-isu sosial, serta membangun Gereja yang lebih inklusif dan mendengarkan. Dengan menjalin hubungan antara gereja lokal dan Gereja universal, sinodalitas memperkuat identitas Gereja Katolik sebagai satu, kudus, katolik, dan apostolik. Sinodalitas menjadi jalan pembaruan menuju Gereja yang lebih terbuka, bersaudara, dan penuh kasih



Popular posts from this blog

Eklesiologi

EKLESIOLOGI