Eklesiologi
1. Gereja Sebagai Umat Allah
- Gereja bukan hanya komunitas manusia biasa melainkan perwujudan karya Allah
- Dalam Konsili Vatikan II (LG 9) disebutkan bahwa "umat Allah" sangat dipentingkan
- Gereja tidak hanya lanjutan dari bangsa Israel
2. Gereja Sebagai Tubuh Kristus
- Kristus sebagai kepala dan kita anggota-anggotanya harus melakukan fungsinya masing-masing
- Gereja memiliki satu tubuh tetapi memiliki banyak anggota
- Gereja sebagai Tubuh Kristus adalah konsep teologis dalam agama Kristen yang menggambarkan hubungan antara Kristus dan Gereja. Dalam konsep ini, Kristus adalah Kepala Gereja, dan umat percaya adalah anggota tubuh-Nya.
- Kesatuan dalam Gereja adalah satu tubuh yang terdiri dari banyak anggota, yang memiliki satu Kepala, yaitu Kristus.
- Ketergantungan Setiap anggota tubuh Gereja tergantung pada Kristus sebagai Kepala dan pada satu sama lain sebagai anggota tubuh.
- Pelayanan Setiap anggota tubuh Gereja memiliki peran dan fungsi yang unik dalam melayani Kristus dan satu sama lain.
- Pertumbuhan Gereja sebagai tubuh Kristus terus tumbuh dan berkembang melalui pelayanan, pengajaran, dan kasih karunia.
- Kerja sama Anggota gereja bekerja sama dalam pelayanan dan pengajaran.
- Pelayanan Setiap anggota gereja memiliki peran dalam melayani Kristus dan satu sama lain.
- Pertumbuhan spiritual Gereja sebagai tubuh Kristus terus tumbuh dan berkembang dalam iman, pengharapan, dan kasiih
3. Gereja Sebagai Bait Roh Kudus
- Konsili Vatikan II mendorong orang agar dari hari ke hari membangun bait suci dalam dirinya dengan kepenuhan roh
- Gereja didasarkan atas kerasukan para rasul
4. Gereja Sebagai Misteri Sakramen
- Gereja sebagai tempat pertemuan antara Allah dan manusia
- Gereja disebut sakramen karena misteri Allah itu tampak dalam gereja