GEREJA YANG KUDUS


GEREJA YANG KUDUS


- Dokumen lumen gentium bab 5 "kita mengimani bahwa gereja tidak kehilangan kesucian karena Kristus Putra Allah dipuji bersama oleh Allah Bapa dan Roh Kudus bahwa dialah yang yang Kudus. Kekudusan gereja terungkap dengan berbagai caranya kekudusanya.
- Kudus juga bukan pertama-tama hanya pada kategori moral, dan apa yang dikhususkan bagi  Tuhan harus memiliki sebuah unsur kesempurnaan. 
- Dalam Perjanjian Baru, proses pengurusan manusia dilakukan oleh roh Kudus atas dasar Rahmat Allah. Kita juga bisa memahami bahwa kesucian dan kekudusan gereja dilakukan oleh Allah sendiri. Untuk membuka diri kepada Allah, maka kesucian gereja harus diperjuangkan terus menerus. 


- Kekudusan sebenarnya adalah sifat hakiki Allah meliputi  kekuasaan ilahi maupun kebenaran moral. Seluruh anggota gereja yang sudah dibaptis disucikan dan dikuduskan oleh Allah sendiri. Tanda kekudusan gereja adalah karunia- karunia Allah yaitu sabda Allah, sakramen-sakramen, kesaksian orang yang sudah mencapai kekudusan. 
- Dalam gereja gelar Kudus diberikan kepada mereka yang hidup dengan setia kepada Rahmat Allah. 
- Kekudusan gereja belum sepenuhnya sempurna, maka kemudian gereja harus seribgakli dibersihkan 


Gereja yang Kudu berarti Gereja berasal dari Allah yang Kudus, dan kekudusannya tidak hilang karena bersatu dengan Kristus, Sang Kudus. Kekudusan ini bukan sekadar moralitas, tapi karena Gereja dikuduskan oleh Allah melalui Roh Kudus dan rahmat-Nya. Semua orang yang dibaptis dipanggil untuk hidup kudus, dibantu oleh sabda Allah, sakramen, dan teladan para kudus. Meskipun Gereja belum sempurna dan masih perlu dibersihkan dari dosa, kekudusannya tetap nyata dan menjadi panggilan bagi seluruh umat untuk terus bertumbuh dalam kesucian.

Popular posts from this blog

Eklesiologi

EKLESIOLOGI

Eklesiologi